Yayasan Rusaida Dampingi Reintegrasi Yulianti melalui Pemulihan Kesehatan dan Penguatan Ekonomi
Yayasan Rusaida Dampingi Reintegrasi Yulianti melalui Pemulihan Kesehatan dan Penguatan Ekonomi
Sukabumi, 1 September 2026 – Yayasan Rusaida terus melakukan pendampingan terhadap proses reintegrasi Yulianti, pekerja migran Indonesia asal Sukabumi yang telah berhasil kembali ke tanah air setelah mengalami persoalan selama bekerja di Dubai. Pendampingan reintegrasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek pemulihan kesehatan, pemulihan sosial, dan penguatan ekonomi, agar Yulianti dapat kembali menjalani kehidupan secara aman, produktif, dan mandiri di kampung halamannya. Salah satu tahapan penting dalam proses pemulihan adalah penanganan cedera pada kaki Yulianti akibat terjatuh saat bekerja di Dubai. Melalui pendampingan Yayasan Rusaida, Yulianti telah mendapatkan penanganan dari ahli tulang. Alhamdulillah, setelah mendapatkan penanganan tersebut, saat ini Yulianti sudah tidak lagi mengalami keluhan pada bagian kakinya dan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Seiring dengan membaiknya kondisi fisik, Yayasan Rusaida kemudian melanjutkan pendampingan pada aspek reintegrasi dan pemulihan ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membantu Yulianti merintis usaha warung serba ada (waserda) di kampung halamannya. Usaha waserda tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan Koperasi Rusaida, sebagai bagian dari upaya membangun sumber penghasilan yang dapat dikelola Yulianti secara mandiri dan berkelanjutan.
Untuk mendukung pengelolaan usaha, Yayasan Rusaida menunjuk Bapak Amir sebagai pendamping penguatan ekonomi Yulianti. Dalam proses pendampingan, Pak Amir membantu Yulianti mempersiapkan sistem pengelolaan kasir dan pencatatan transaksi secara digital agar kegiatan usaha dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan, dan mudah dipantau.
Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada bagaimana usaha dapat berjalan, tetapi juga bagaimana Yulianti memiliki kemampuan untuk mengelola usahanya secara mandiri, memahami pencatatan keuangan, mengelola persediaan barang, serta memantau perkembangan usaha dari waktu ke waktu. Bagi Yayasan Rusaida, reintegrasi bukan sekadar memastikan pekerja migran dapat kembali ke tanah air, tetapi juga memastikan mereka memiliki kesempatan untuk pulih, berdaya, dan membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke daerah asal. Melalui usaha waserda yang sedang dirintis, Yulianti diharapkan memiliki sumber penghasilan yang dapat menopang kehidupannya dan keluarganya. Dengan demikian, ke depan Yulianti tidak lagi harus meninggalkan kampung halaman dan bekerja ke luar negeri hanya karena keterbatasan ekonomi. Yayasan Rusaida berharap usaha yang sedang dibangun ini dapat berkembang secara bertahap dan menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi Yulianti. Dukungan Koperasi Rusaida serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat proses reintegrasi dan membuka jalan bagi kehidupan Yulianti yang lebih baik.
Dari kepulangan menuju kemandirian. Dari pemulihan menuju keberdayaan. Yayasan Rusaida berkomitmen untuk terus mendampingi Yulianti agar dapat membangun masa depan yang lebih baik di kampung halamannya sendiri.
