TENTANG KAMI


Women Crisis Center (WCC) menjadi nama lembaga yang populer di lingkungan purna TKI maupun di antar instansi pemerintah dan yayasan - yayasan pembela perempuan sejak awal berdirinya. Pada peresmian permanent safe house Yayasan PPSPKP/ WCC oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Prof Dr. Yohana Susana Yembise di Sukamantri, Sukabumi.  dalam kesempatan itu Ibu Menteri menyarankan nama dalam Bahasa Indonesia baik untuk permanent safe house maupun untuk nama lembaga, yaitu RUSAIDA singkatan dari Rumah Sahabat Ibu dan Anak. Nama RUSAIDA terus digunakan hingga saat ini.

Lihat profil


BIOGRAFI


Terinspirasi oleh perjalanan hidup dan keyakinan bahwa setiap orang berhak untuk hidup bahagia, Ir. Yuyu Marliah alumnus IPB University yang memiliki wawasan dan pengalaman luas mengenai budaya keluarga termasuk kehidupan pekerja migran non-formal di Timur Tengah, memutuskan berkiprah pada upaya pengembangan sumberdaya untuk menghapus kekerasan pada ibu dan anak melalui sebuah yayasan.

Lihat biografi



Ir. YUYU MARLIAH

Arah Pengembangan Utama

KARENA SETIAP ORANG, BERHAK UNTUK HIDUP BAHAGIA

Kerjasama antar Lembaga dan Advokasi

Memperkuat kerjasama dengan lembaga-lembaga di dalam dan luar negeri untuk meningkatkan pelayanan pada perempuan purna TKI khususnya dari wilayah Timur Tengah, maupun pada pekerja domestik non-formal yang memerlukan advokasi.

Kemandirian Ekonomi Purna Pekerja Migran

Mengembangkan pusat-pusat pemberdayaan kemandirian ekonomi terutama untuk purna pekerja migran antara lain di bidang pertanian, perdagangan, ketrampilan rumah tangga, dan edukasi pengelolaan keuangan keluarga.

Gerakan Pencegahan TPPO

Memperkuat kinerja pada Gerakan Pencegahan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), bersama dengan lembaga - lembaga lain yang memiliki kepedulian (concern) yang sama.

BIDANG KEGIATAN

Dalam rangka mewujudkan Visi, melaksanakan Misi, serta mencapai maksud dan tujuan Yayasan, kegiatan Yayasan diselenggarakan melalui 5 (lima) bidang utama sebagai berikut :

Berita / Artikel

BERITA DAN INFORMASI KEGIATAN

Menyatu dalam Semangat Merdeka Peringatan HUT RI ke-81 SPPG Rusaida

Menyatu dalam Semangat Merdeka Peringatan HUT RI ke-81 SPPG Rusaida

Peringatan HUT RI ke-81 di SPPG Rusaida mengusung tema "Menyatu dalam Semangat Merdeka" sebagai mome...
Marak Perdagangan Orang di Sukabumi, Jarnas Anti TPPO Desak Perda Migrasi Aman untuk Lindungi Warga

Marak Perdagangan Orang di Sukabumi, Jarnas Anti TPPO Desak Perda Migrasi Aman untuk Lindungi Warga

KORAN GALA - Kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tengah marak dialami warga Kabupaten S...
Camat Sukaraja dan Yayasan Rusaida Perkuat Sinergi Cegah TPPO, JarNas APO Bekali Relawan

Camat Sukaraja dan Yayasan Rusaida Perkuat Sinergi Cegah TPPO, JarNas APO Bekali Relawan

SUARARAKYAT || SUKABUMI — Yayasan Rumah Sahabat Ibu dan Anak (Rusaida) bersama Jaringan Nasional Ant...
Setelah Bulan-Bulan Penuh Trauma di Dubai, Yulianti Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Setelah Bulan-Bulan Penuh Trauma di Dubai, Yulianti Akhirnya Kembali ke Tanah Air

SUARARAKYAT || SUKABUMI — Akhirnya Penantian panjang keluarga Yulianti (40), pekerja migran Indonesi...
PMI Sukabumi yang Trauma di Dubai Akhirnya Pulang ke Tanah Air

PMI Sukabumi yang Trauma di Dubai Akhirnya Pulang ke Tanah Air

Sukabumi - Isak tangis tak terbendung pecah di Bandara Soekarno-Hatta. Penantian panjang Yulianti (4...
Kisah Haru Kepulangan Yulianti di Hari Anti TPPO, PMI Asal Sukabumi yang Terdampak Konflik Iran-AS

Kisah Haru Kepulangan Yulianti di Hari Anti TPPO, PMI Asal Sukabumi yang Terdampak Konflik Iran-AS

KORAN GALA - Suasana haru menyelimuti kepulangan Yulianti (40), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal ...

MITRA

Mitra, Lembaga atau perusahaan yang mendukung atau berkolaborasi dalam berbagai program kami.

Media

MEDIA KAMI

Youtube @RusaidaSMI

INSTAGRAM