Biografi

Terinspirasi oleh perjalanan hidup dan keyakinan bahwa setiap orang berhak untuk hidup bahagia, Ir. Yuyu Marliah alumnus IPB University yang memiliki wawasan dan pengalaman luas mengenai budaya keluarga termasuk kehidupan pekerja migran non-formal di Timur Tengah, memutuskan berkiprah pada upaya pengembangan sumberdaya untuk menghapus kekerasan pada ibu dan anak melalui sebuah yayasan.

Nama popular lembaga pelayanan yang digunakan dan telah dikenal luas adalah Women Crisis Center  (WCC) Sukabumi sejak dideklarasikan tanggal 6/6/2013. Penggunaan nama tersebut secara formal ternyata mendapat tantangan karena hanya nama berbahasa Indonesia yang dapat dilegalkan.  Oleh karena itu nama formal yang tertera dalam akte notaris (3/7/2013) dan SK Menkumham (11/9/2013) adalah Yayasan Pusat Pengembangan Sumber Daya Penghapusan Kekerasan Perempuan (PPSDPKP).

Lembaga ini mendapatkan nama popular baru dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat itu, Prof. Dr. Yohana Susana Yembise pada tahun 2018, yaitu RUSAIDA.  Untuk selanjutnya, nama populer WCC Sukabumi maupun nama formal Yayasan PPSDPKP mengacu pada entitas yang sama dengan RUSAIDA.

Perhatian utama dan kinerja RUSAIDA adalah pada kelompok perempuan dan  anak yang rentan terhadap tindak kekerasan, belum mandiri ekonomi, dan tertinggal dalam kesempatan menempuh pendidikan.